Gerak Cepat AAS Nahkodai IKA Unhas, IKA Untad Harapkan Alumni Inovatif

  • Whatsapp
Gedung rektorat Universitas Hasanuddin Makassar.(ist)

PASANGKAYU-Ketua IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman bersama Alumni Unhas lainnya langsung melakukan aksi usai terpilih. Andi Amran langsung melakukan pertemuan dengan beberapa perwakilan IKA Fakultas dalam rangka menyusun komposisi kepengurusan. Sebagaimana disampaikan oleh Andi Amran sebelumnya, kepengurusannya akan berkantor di Gedung AAS Building. Hal itu sesuai dengan janji Andi Amran Sulaiman saat Victory Speech di Four Points Hotel by Sheraton

Langkah pertamanya adalah menggelar silaturahmi sekaligus pembubaran panitia Mubes IKA Unhas di salah satu tambak di Kota Makassar, Minggu (20/3/2022). Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 500 alumni. Turut hadir pula rektor terpilih Prof Jamaluddin Jompa, para dekan beserta ketua-ketua IKA Fakultas dan Wilayah.Di sela-sela acara, AAS melaunching dua perusahaan untuk mendukung kemandirian IKA Unhas. Perusahaan tersebut adalah PT Alumni Kampus Merah dan PT. Agro Benua Maritim.

Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa acara ini intinya silaturahmi dan bersenang-senang, bukan acara formaI. “Saya menjadi birokrat 20 tahun dan menjadi pengusaha, dan sengaja saya mengajak kita semua di empang seluas 34 hektar ini di tengah kota, biar kita bisa pikirkan sama-sama menjadikan tempat ini sebagai tambak percontohan. Silahkan alumni datang memancing di tempat ini,” ujar AAS pada Minggu (20/3/2022)

Pilihan Redaksi :  KPU Palu Tetapkan Perolehan Kursi dan Anggota DPRD Terpilih

AAS juga menyatakan komitmen untuk merenovasi gedung Alumni yang terletak di kampus unhas. Mantan Menteri Pertanian RI ini menyampaikan kepada rektor terpilih bahwa Gedung Pertemuan Alumni (GPA) akan di renovasi untuk menjadi pusat pengembangan potensi alumni.”Nanti anggarannya kami siapkan dan alumni akan di training di sana sebelum berkiprah di dunia kerja, dan pematerinya para alumni,” ucap Andi Amran Sulaiman.

Sementara Prof Jamaluddin Jompa menyampaikan selamat kepada Andi Amran Sulaiman usai terpilih dan mengajaknya untuk bersinergi membangun IKA Unhas.”Harapan kami UNHAS secara totalitas akan melibatkan IKA dalam program pengembangan kualitas IKA. Mari bangun kekuatan besar IKA menjadi katalisator bagi pengembangan alumni,” ujar Prof Jamaluddin Jompa

Pilihan Redaksi :  KPU Palu Tetapkan Perolehan Kursi dan Anggota DPRD Terpilih

Sementara Prof Nasrun Masi mengungkapkan bahwa masa jabatan rektor tersisa sebulan lagi.”Dan kita bisa melihat saat ini Unhas telah menjadi universitas Internasional. Apalagi sudah banyak alumni kita yang menjadi orang penting pada industri international. Pemberdayaan alumni kedepan akan semakin baik di bawah kepemimpinan Prof Jeje di masa akan datang,” ucap Prof Nasrun Masi.

Terkait kedua perusahaan pendukung IKA tersebut Amran Sulaiman telah menandatangani MOU.Pertama, PT. Alumni Kampus Merah memiliki struktur Salahudin Alam selaku Direktur Utama, Irwan Patawari sebagai Komisaris Utama dan Sukriansyah Latief selaku Pemegang saham.

Kemudian, PT. Agro Benua Maritim dipimpin oleh Kamaruddin selaku Direktur Utama, Marwan Husain sebagai Komisaris Utama dan Sukriansyah Latif selaku Pemegang saham.Lalu, bagaimana dengan Universitas Tadulako? Untad yang saat ini pengurus IKA-nya telah demisioner belum juga ada kabar soal rencana pelaksanaan mubes. Padahal, sejak April 2021 lalu kepengurusan IKA Untad periode 2017-2021 telah berakhir.

Pilihan Redaksi :  KPU Palu Tetapkan Perolehan Kursi dan Anggota DPRD Terpilih

Menanggapi hal tersebut, Muslimin, salah seorang alumni Universitas Tadulako mengharapkan, kiranya IKA Untad dapat segera menggelar mubes. Dalam mubes nanti, dirinya berharap terpilih Ketua IKA Untad yang memiliki kemampuan berpikir dan berinovasi seperti Ketua IKA Unhas.

Ia berharap, jangan lagi Ketua IKA Untad berasal dari kalangan dosen Untad. Hal itu, selain memunculkan conflict of interest, juga hanya akan menjadikan IKA Untad seperti saat ini. “Lihat saja, IKA Untad tidak berkembang, dan tidak dirasakan manfaatnya oleh alumni. Malah yang ada, calon alumni yang diperas dengan pungutan Rp 250 ribu saat mau diwisuda. Hal ini tidak boleh lagi terjadi, calon alumni tidak boleh dibebani dengan pungutan, makanya harus terpilih Ketua IKA yang bukan dosen Untad,” jelasnya.(amri)

Pos terkait