KONI Sulteng dan Jabar Sinergi Menuju PON XXIII 2032

  • Whatsapp
Kunjungan kerja dan audiensi yang berlangsung di Gedung KONI Jawa Barat, Bandung, Senin (23/2), dipimpin langsung Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, dan diterima Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana, bersama jajaran pengurus.(ist)

BANDUNG– Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Tengah (KONI Sulteng) memantapkan langkah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 dengan memperkuat kolaborasi strategis bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Barat (KONI Jabar).

Kunjungan kerja dan audiensi yang berlangsung di Gedung KONI Jawa Barat, Bandung, Senin (23/2), dipimpin langsung Ketua Umum KONI Sulteng, Muhammad Fathur Razaq, dan diterima Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana, bersama jajaran pengurus.

Pertemuan tersebut membahas agenda strategis, mulai dari penguatan sistem pembinaan atlet berprestasi, pengelolaan organisasi olahraga yang profesional, hingga tata kelola sarana dan prasarana olahraga yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Audiensi juga menjadi ruang pertukaran pengalaman dan praktik terbaik dalam membangun ekosistem olahraga daerah yang kompetitif.

“Sulawesi Tengah ingin memperkuat kolaborasi dengan Jawa Barat dalam pengembangan pembinaan prestasi olahraga, pengelolaan organisasi, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga daerah,” ujar Fathur Razaq.

Sebagai wujud komitmen, kedua belah pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup kerja sama pembinaan prestasi, penguatan kelembagaan organisasi olahraga, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) keolahragaan, serta dukungan pengelolaan fasilitas olahraga.

Tak hanya sebatas kerja sama teknis, pertemuan ini juga menjadi langkah strategis bagi Sulawesi Tengah dalam mempersiapkan diri mengikuti proses bidding tuan rumah PON XXIII Tahun 2032. Dalam kesempatan tersebut, M. Budiana menyatakan kesediaannya untuk mendukung Sulawesi Tengah dengan menjadi Ketua Tim Pemenangan Bidding PON XXIII Tahun 2032.

Dukungan ini dinilai sebagai modal penting untuk memperkuat kesiapan Sulteng sebagai calon tuan rumah ajang olahraga nasional terbesar tersebut, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam peningkatan prestasi atlet di level nasional.

Kunjungan kerja dan penandatanganan MoU ini diharapkan segera ditindaklanjuti melalui program kerja konkret dan berkelanjutan, demi mendorong Sulawesi Tengah tampil lebih kompetitif dan siap menjadi tuan rumah PON 2032.(SCW)

Pos terkait