Ekspo Ramadan UNTAD Dorong Kewirausahaan Mahasiswa dan UMKM Lokal

  • Whatsapp
Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar Ekspo Ramadan di Lapangan Islamic Center kampus, Selasa (24/2/2026) sore.(syahrul/mediasulawesi.id)

PALU – Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar Ekspo Ramadan di Lapangan Islamic Center kampus, Selasa (24/2/2026) sore.Kegiatan yang memasuki tahun kedua ini tak lagi sekadar pasar takjil, tetapi dikemas dengan konsep pemberdayaan kewirausahaan mahasiswa dan pelaku UMKM lokal.

Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan Untad, Vitayanti Fattah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program pembinaan kewirausahaan mahasiswa yang selama ini dijalankan pihaknya.“Ekspo Ramadan ini sudah yang kedua kalinya. Awalnya kami selalu memberikan pelatihan kepada mahasiswa melalui UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan. Kebetulan saya Kepala UPT Pengembangan Karier dan Kewirausahaan dan dipercayakan untuk mengelola UPT tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya melihat masih banyak mahasiswa yang memiliki pola pikir untuk menjadi pegawai setelah lulus. Karena itu, pelatihan kewirausahaan diberikan sejak semester awal, termasuk memfasilitasi berbagai kegiatan ekspo.

Pilihan Redaksi :  Fakultas Teknik Unismuh Palu dan KPID Sulteng Kerja Sama Pengembangan Penyiaran Digital

Menurut Vitayanti, kegiatan ini awalnya bernama Pasar Ramadan yang hanya menjual takjil. Namun pada tahun kedua, konsepnya diperluas. “Memasuki tahun kedua ini, kami mengganti namanya menjadi Ekspo Ramadan karena ada pelayanan-pelayanan yang kami berikan, kemudian ada talkshow yang kami lakukan, juga ada lomba-lomba. Jadi memang betul-betul bukan hanya menjual, tetapi ada pemberdayaan-pemberdayaan kewirausahaan masyarakat dan mahasiswa di dalam kegiatan ekspo ini.”

Ia menambahkan, jumlah pendaftar dari kalangan mahasiswa maupun UMKM cukup banyak. Namun karena keterbatasan tenda, panitia membatasi peserta yang difasilitasi berjualan di lokasi.Vitayanti menyebut, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Palu melalui Dinas UMKM untuk melibatkan pelaku usaha lokal.

Pilihan Redaksi :  Fakultas Teknik Unismuh Palu dan KPID Sulteng Kerja Sama Pengembangan Penyiaran Digital

Saat ini, sekitar 60 lebih pelaku usaha terlibat langsung dalam ekspo tersebut, sementara sekitar 100 lainnya telah mendapatkan pendanaan namun tidak seluruhnya berjualan di lokasi karena memiliki tempat usaha masing-masing.“Sehingga pada saat pembukaan ini, kami juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap yang sudah diberikan pendanaan oleh Pak Wali Kota melalui Dinas UMKM Kota Palu. Monitoring dan evaluasi itu kami lakukan hari ini,” katanya.

Sementara itu, Rektor Untad, Prof Amar, mengatakan perubahan nama dari Pasar Ramadan menjadi Ekspo Ramadan menunjukkan adanya perluasan kegiatan.“Kalau tahun lalu kita hanya menyebutnya Pasar Ramadan, kali ini menjadi Ekspo Ramadan karena dibarengi beberapa kegiatan. Selain bazar yang ada, juga ada kegiatan edukasi, literasi, dan sebagainya,” ujarnya.

Pilihan Redaksi :  Fakultas Teknik Unismuh Palu dan KPID Sulteng Kerja Sama Pengembangan Penyiaran Digital

Ia berharap kegiatan tersebut menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan spiritual sekaligus intelektualitas sivitas akademika.Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa.

Ia menilai produk-produk yang ditampilkan dalam ekspo menunjukkan potensi besar mahasiswa untuk menjadi wirausahawan.“Sehingga tepat seperti yang dikatakan tadi bahwa sekarang kita menciptakan alumni bukan untuk mencari kerja, tetapi menciptakan lapangan kerja. Ini luar biasa sekali. Jadi mendorong kreativitas dan inovasi juga merupakan hal yang penting,” kata Prof Amar.

Selain itu, ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat nilai ukhuwah dan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, serta para mitra kampus. Ekspo Ramadan Untad dijadwalkan berlangsung hingga 7 Ramadan dan diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus berkembang.(SCW)

Pos terkait