Pekerjaan Jalan di Kalola Disoroti, Anggaran Besar Tidak Sesuai Realisasi

  • Whatsapp
Satu titik proyek pekerjaan jalan di Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu Pasangkayu, disoroti masyarakat.(egi/mediasulawesi.id)

PASANGKAYU – Satu titik proyek pekerjaan jalan di Desa Kalola Kecamatan Bambalamotu Pasangkayu, disoroti masyarakat. Pasalnya, pekerjaan jalan tersebut tidak sepenuhnya rampung sesuai yang keinginan dan kesepakatan atas permintaan warga.

Indikasi dikerja asal-asalan, dikuatkan dengan realisasi pekerjaan yang hanya ditimbun beberapa beberapa rit saja. Padahal anggaranya menelan biaya hingga ratusan juta.Dua pemuda warga Tosonde, Desa Kalola yakni Awaluddin dan Azwad, sebagai perwakilan masyarakat sudah menyampaikan keluhan ini secara langsung ke pimpinan DPRD Pasangkayu, Hj Alwiaty SH untuk ditindak lanjuti.

Menurut Awaluddin, jumlah anggaran ABPD yang dikucurkan untuk proyek jalan desa ini, sangat tidak sesuai dengan hasil realisasi pekerjaannya.”Pekerjaan proyek jalan ini, juga sudah melewati waktu kalender yang ditentukan. Kami pertanyakan kemana pekerjanya, dan apakah mungkin sudah begitu hasil kerjanya dengan menimbun beberapa rit saja,” keluhnya saat mendatangi kantor DPRD Pasangkayu beberapa waktu lalu.

Pilihan Redaksi :  Rifki dan Wahono Resmi Nakhodai PFI Palu Periode 2024-2027

Untuk diketahui Pekerjaan Jalan Desa Kalola  dengan bunyi Nomor Kontrak 600/3267660/KONT-fisik/PPK-BM/VI/2021/DPUPR tahun anggaran dengan  Rp 147.512.000.00.Sementara waktu pelaksanaan 120 hari kalender, sejak 10 Juni sampai dengan 7 Oktober 2021, yang dikerjakan oleh CV Sagena Mandiri sebagai penyedia jasa.

Awaluddin dan Azwad, sama-sama kompak berpandangan jika pekerjaan ini tidak tuntas dikerjakan, maka akan sia-sia pemerintah menurunkan anggaran karena petani juga tidak akan bisa melalui jalan itu. (egi)

Pos terkait