PALU-Puluhan dosen dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam Aliansi Universitas Azis Lamadjido (Unazlam) Palu mengajukan petisi kepada Ketua Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Sulawesi Tengah, Rendy Lamadjido. Mereka kecewa karena gaji, honor dan pendapatan lainnya belum diberikan oleh pihak yayasan sejak Juni 2026 hingga saat ini.
Petisi aliansi dosen dan tenaga kependidikan ini disampaikan Sabtu (19/9/2026) pagi. Adapun isinya antara lain mendesak pihak yayasan melalui rektorat agar segera membayarkan gaji, honor maupun pendapatan lainnya sejak bulan Juni hingga September 2026. Mendesak pihak Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Sulawesi Tengah untuk segera melakukan rapat paripurna yayasan guna mencapai kesepakatan kepastian hak dosen dan tenaga kependidikan.
Perwakilan Aliansi Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Azis Lamadjido, Nirmala Dewi kepada media ini, Sabtu (19/9/2026) siang menegaskan jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi selama 7 hari ke depan oleh pihak yayasan maka dosen dan tenaga kependidikan akan melakukan mogok mengajar dan mogok aktivitas kependidikan hingga tuntutannya dipenuhi.
Diakui, pihak yayasan sempat melakukan pertemuan dengan dosen dan perwakilan tendik beberapa waktu lalu dan berjanji akan memenuhi tuntutan tersebut. Hanya saja, pihak yayasan tidak menyebutkan waktu pembayarannya.
‘’Sedianya hari ini (Sabtu,red), Pak Rendi selaku Ketua Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Sulawesi Tengah berjanji bertemu dengan kami (dosen dan tenaga kependidikan) tapi hingga siang ini ternyata tidak ada realisasi. Bahkan kami dapat informasi kalau beliau sudah berangkat ke Jakarta. Tidak ada penyampaian kenapa beliau tidak jadi menemui kami,’’ujarnya dengan nada kecewa.(tim)






