Gempa 6.3 SR Guncang Donggala, Ratusan Warga Mengungsi

  • Whatsapp
Sejumlah warga Desa Tondo, Kabupaten Donggala berlarian dengan membawa barang seadanya sesaat setelah gempa bumi, Sabtu (9/9/2023) malam (ist)

DONGGALA-Gempa bumi berkekuatan 6,3 skala richter mengguncang kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu (9/9/2023) malam. Belum diketahui adanya korban jiwa dan kerusakan akibat gempa yang terasa hingga di Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong  bahkan di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menyebutkan gempa bumi terjadi pukul 22.43 waktu Indonesia Tengah. Gempa berkekuatan enam koma tiga skala richter dengan kedalaman sepuluh kilometre. Pusat gempa berada di 50 kilometer barat laut Kabupaten Donggala.

Rinto, salah seorang warga Desa Oti, kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala juga merasakan gempa bumi yang cukup kuat. Ia dan keluarganya sempat panic dan lari keluar rumah. Ia kini bertahan di luar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan. Saat gempa,ia dan keluarganya sedang dalam rumah. ‘’Kami belum berani masuk ke dalam rumah karena khawatir terjadi gempa susulan,’’ujarnya.

Pilihan Redaksi :  Esok, 968 Petugas Pantarlih Se-Kota Palu Dilantik

Hal yang sama dirasakan, Fuad, warga Desa Tondo, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Ia dan ratusan warga lainnya memilih bertahan di luar rumah karena khawatir terjadi gempa susulan. Sebagian warga lainnya bahkan sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Warga trauma dengan gempa dahsyat yang mengguncang Kota Palu dan Donggala, 28 September 2018 lalu.

Hingga Minggu (10/9/2023) dini hari, ratusan warga masih memilih bertahan di luar rumah karena takut terjadi gempa susulan. Sebagian warga lainnya jalan kaki dan berkendaraan sembari membawa keluarga dan barang-barangnya ke lokasi yang aman.(sam)

Pos terkait