Armada Minim, DLH Kota Palu Kesulitan Tangani Sampah

  • Whatsapp
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna menjadi salah satu pusat pembuangan sampah di Kota Palu.(Windy/mediasulawesi.id)

PALU- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu mengakui kurangnya sarana dan prasarana menjadi penghambat utama penanganan sampah di Kota Palu. Petugas kebersihan kewalahan menangani sampah karena kurangnya armada pengangkut sampah maupun alat berat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA)

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengangkutan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu Moh. Syaiful S.Sos, M.Ap kepada media ini mengatakan sejauh ini kendala yang di alami terkait dengan sarana prasarana seperti kendaraan dan juga alat berat.”Kalau soal kendala kami ya hanya sarana prasarana saja kendaraan dan juga alat berat jadi ketika ada timbunan sampah yang jumlahnya besar agak sulit jadi kalau pakai alat berat dia lebih cepat daripada harus manual.

Pilihan Redaksi :  Unisa Palu Jajaki Kerjasama Dengan K Medihub Korea

Syaiful menyebutkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kawatuna yang luasnya Lima hektar tersebut dalam seharinya mendapatkan kiriman sampah sebesar 23.104  meter kubik dan dalam setahun total sampahnya mencapai 8.432.960,0  meter kubik.”Kebanyakan sampah ini sampah rumah tangga popok atau plastik-plastik, itu sih yang paling banyak.

Syaiful mengimbau kepada masyarakat agar sadar akan kondisi lingkungan dan juga mematuhi aturan-aturan yang ada. Tentang aturan membuang sampah yakni dari jam 18.00- 06.00 WITA.(NDY)

Pos terkait