Muswil Muhammadiyah Dihelat, Diharap Ada Sekolah hingga Universitas di Pasangkayu

  • Whatsapp
Musyawarah Wilayah (Muswil) Muhammadiyah ke-3 Sulawesi Barat resmi dibuka di kompleks Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Pasangkayu, Jumat malam (24/2/2023). (ist)

PASANGKAYU – Musyawarah Wilayah (Muswil) Muhammadiyah ke-3 Sulawesi Barat resmi dibuka di kompleks Muhammadiyah, Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Pasangkayu, Jumat malam (24/2/2023). Acara pembukaan Muswil Muhammadiyah pertama dilaksanakan di ujung Utara Sulbar ini, berlangsung meriah yang dihadiri sejumlah tokoh-tokoh, publik figur di serah ini.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) Prof Dr H Irwan Akib MPd,  yang didaulat membuka Muswil Muhammadiyah sekaligus Muswil Aisyiyah dan Muswil Nasyiatul Aisyiyah yang ke empat ini, mengapresiasi kesiapan panitia dalam pelaksanaan. “Pelaksanan Muswil di Pasangkayu, Muhammadiyah Pasangkayu cukup siap,” ucapnya dalam sambutan.

Terkait kedatangannya di Pasangkayu, sekaligus membuka acara Muswil, ia menyaksikan berbagai tantangan yang harus dipersiapkan Muhammadiyah Pasangkayu. Salah satunya, karena di daerah ini belum memiliki sekolah Muhammadiyah setingkat SMA dan Universitas.

Pilihan Redaksi :  HUT TNI ke-78, Korem 132/Tadulako Gelar Bazar dan Baksos

Ke depan diharapkan, agar pemerintah daerah dan warga Muhammadiyah mendorong agar adanya sekolah SMA dan didirikannya universitas.Masih dalam sambutan, dijelaskan bahwa selain menyusun program, ada beberapa agenda dalam Muswil. “Agenda muswil adalah pelaporan pertanggungjawaban masa kepengurusan periode¬† 2015-2022, dan dalam Muswil ini, agendanya memilih ketua baru,” jelasnya.

Disampaikan, sejarah perjalanan panjang Muhammadiyah, dimana dimulai dalam kesepakatan Kongres Muhammadiyah sekitar 1920, hingga saat ini Muhammadiyah komitmen sebagai lembaga majelis pengajaran.Dikatakan KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah sebagai lembaga pendidikan sebelumnya, ia sudah mendirikan madrasah.

Niat tulus para pendiri Muhammadiyah di masa lalu, seperti mengintegrasikan Pendidikan agama dan pendidikan umum yang kemudian menjadi cuan dalam sistem pendidikan nasional.”Sudah menjadi tugas kita bersama dalam melakukan gerakan pembaharuan, sehingga Muhammadiyah tetap eksis dalam pengolahan kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Pilihan Redaksi :  FPU Sulteng Ajak Umat Dukung Masyarakat Rempang

Sementara Ketua Ketua MWM Sulbar Dr Wahyun Marwadi SAg Mpd, berharap agar Muswil Muhammadiyah di Pasangkayu lahirnya kader berkemajuan.Untuk itu panitia mengangkat tema Muswil “Memajukan Sulawesi barat, dan mencerahkan Indonesia”.Kegiatan Muswil Muhammadiyah di Pasnagkayu akan berakhir 26 Februari 2023.(EGI)

Pos terkait