Inilah Sosok Anjas Lamatata, Balon Ketua Umum KONI Sulteng

  • Whatsapp
Bakal calon Ketua Umum KONI Sulteng, Anjas Lamatata (kanan) saat bersilaturahmi dengan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman beberapa waktu lalu (ist)

PALU-Pemilihan Ketua Umum KONI Provinsi Sulawesi Tengah kian  dekat. Pendaftaran calon ketua umum pun kini tengah berlangsung. Sejumlah bakal calon orang nomor satu di KONI Sulteng ini pun terus memantapkan  persiapannya terutama menggalang dukungan. Salah satu bakal calon Ketua Umum KONI Sulteng yang cukup serius maju ‘bertarung’ adalah Anjas Lamatata yang juga Ketua Umum Pordasi Sulawesi Tengah.

Nama Anjas Lamatata mungkin sebagian masih asing di telinga pecinta maupun pelaku olahraga umumnya di Sulawesi Tengah. Namun di olahraga otomotif khususnya balap motor, Anjas Lamatata cukup dikenal. Tidak hanya sebagai pemilik klub tapi juga menjadi pengurus olahraga yang tergabung dalam Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Sulawesi Tengah. 

Tidak hanya di olahraga otomatif, Anjas  yang berlatar belakang pengusaha ini juga memiliki hobby berkuda. Dari hobby itulah yang mendorongnya untuk mengaktifkan olahraga berkuda di Kota Palu dan Sulawesi Tengah yang telah lama mati suri. Di tahun 2018, Anjas bersama sejumlah sejumlah pecinta olahraga berkuda termasuk Letkol Gede Masa (Dandim 1306 Donggala saat itu) sepakat membentuk kepengurusan Pordasi Kota Palu, setelah sebelumnya mendapat persetujuan dan dukungan dari Ketua Umum Pordasi Sulteng Prof Aminuddin Ponulele (alm.).

Pilihan Redaksi :  Prodi Sarjana Poltekkes Kemenkes Palu Komitmen Ciptakan Bidan Berkualitas  

Obsesi memajukan cabang olahraga berkuda di Kota Palu ditunjukkan dengan serius oleh pria kelahiran Petobo, 17 juli 1977 ini. Dengan modal sendiri, ia membangun tempat latihan berkuda di atas tanah miliknya seluas 2 hektar lebih di Kelurahan Petobo, Palu Selatan. Tidak hanya itu, ia membeli beberapa kuda dan mendatangkan pelatih berkuda dari Bandung, Jawa Barat.  Untuk meningkatkan gairah olahraga berkuda di Kota Palu, Anjas pun beberapa kali menggelar kejuaraan berkuda tingkat lokal.

Keseriusannya mengurus Pordasi Kota Palu mendapat apreasiasi dari Ketua Umum Pordasi Provinsi Sulawesi Tengah, Prof Aminuddin Ponulele (alm.). Anjas pun diberikan amanah sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan Pordasi Sulteng. Sejak 27 Juli 2019, Anjas Lamatata pun terpilih sebagai Ketua Umum Pordasi Sulawesi Tengah.

Pilihan Redaksi :  Esok, 968 Petugas Pantarlih Se-Kota Palu Dilantik

Diberi kepercayaan sebagai pimpinan organisasi berkuda Sulawesi Tengah, Anjas Lamatata langsung bergerak cepat dan mengambil langkah strategis. Selain membenahi struktur organisasi, juga menyiapkan program peningkatan prestasi atlet. Minimnya dukungan dana dari KONI Sulteng, tak membuatnya patah semangat. ‘’Saya beberapa kali bikin kegiatan termasuk mengikuti kegiatan nasional tapi tidak mendapatkan dukungan dana dari KONI Sulteng. Yah, saya maklumi kalau memang tidak ada dana tapi itu tidak membuat saya patah semangat,’’bebernya kepada media ini, Kamis (3/5/2021).

Ia mengikutsertakan atletnya di sejumlah event nasional bahkan internasional. Hasilnya tidak mengecewakan, sejumlah prestasi pun berhasil diraih atletnya. Lagi-lagi dengan dana terbatas dan dari kantong pribadinya, Anjas tetap semangat mengembangkan dan memajukan olahraga yang dinilai salah satu olahraga favorit di lembah Palu ini.

Pilihan Redaksi :  Prodi Sarjana Poltekkes Kemenkes Palu Komitmen Ciptakan Bidan Berkualitas  

Sukses menangani olahraga Pordasi, menjadi motivasi bagi Anjas Lamatata untuk ikut bersaing dalam Musorprov KONI Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung 25-25 Juni 2021 mendatang. Niatnya tak lain, ingin memajukan prestasi olahraga di Sulawesi Tengah terutama masuk dalam peringkat 20 besar. Selain itu, ia akan membina olahraga di Sulteng tanpa selalu bergantung sepenuhnya dari dana APBD atau pemerintah. ‘’Selama ini prestasi olahraga masih tertinggal dengan daerah lain. Untuk itu, saya punya target nantinya bisa mendongkrak prestasi itu. Ia optimis, Sulteng punya atlet potensial yang bisa berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Saya juga akan berusaha bagaimana anggaran pembinaan olahraga seperti selama ini bergantung dari pemerintah daerah. Kita punya peluang dan cara mendapatkan dana dari pihak swasta ataupun sumber dana lainnya yang peduli dengan kemajuan olahraga di Sulawesi Tengah. Saya yakin pasti bisa,’’tutupnya dengan nada optimis.(sam)

Pos terkait