Selama 2021, Pertumbuhan KPI Pegadaian Palu Cukup Tinggi

  • Whatsapp
Kepala Departemen Produk Non Gadai PT. Pegadaian (Persero) Area Palu Lidya Grace Kawangian.(windy/mediasulawesi.id)

PALU- Tahun 2021, Pegadaian Kanwil V Manado meliputi enam provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Papua dan provinsi Papua Barat memiliki pertumbuhan Key Performance Indikator (KPI) sangat tinggi.

Kepala Departemen Produk Non Gadai PT. Pegadaian (Persero) Area Palu Lidya Grace Kawangian, menyebutkan, tingginya kepercayaan dan minat masyarakat Sulawesi Tengah khususnya masyarakat kota Palu terhadap pegadaian pada tahun 2021, tahun ini, mempengaruhi terhadap tingginya KPI yang dicapai.

Meskipun secara nasional, katanya menambahkan, seluruh hal yang berkaitan dengan kegiatan ekonomi dan bisnis masyarakat dalam masa perbaikan akibat dari adanya pandemic covid-19.“KPI kita yang paling tinggi, sangat baik karena untuk pegadaian area Palu peringkat 1 Se-Kanwil V Manado,” ujar Lidya Grace, Rabu(29/12/21).

Hal itu di karena adanya peran dan sinergi yang baik dilakukan oleh Pegadaian Area Palu dalam memberikan support kepada masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya masyarakat kota Palu dalam hal pendampingan Mikro, relaksasi kredit serta sejumlah program menarik di kantor Pegadaian Area Palu.

Menurutnya, giat-giat yang dilakukan oleh pegadaian tersebut sangat mempengaruhi dalam menumbuhkan dan meningkatkan kembali dari sektor ekonomi dan bisnis masyarakat pada tahun 2021, tahun ini.“Dari hal-hal yang kita berikan kepada masyarakat ini, sangat memberikan dampak kepada seluruh pengusaha mikro yang ada khususnya masyarakat di daerah Palu,” lanjut Lidya Grace.

Diakui Lidya, nasabah Pegadaian Area Palu sejak  pandemic covid-19 mengalami kesulitan untuk proses pembiayaan di pegadaian, semisal dengan adanya pembayaran angsuran yang macet hingga turunnya tingkat kesejahteraan yang dialami oleh masyarakat kota Palu dan sekitarnya.

Namun seiring dengan giatnya dalam melakukan pendampingan serta memberikan program-program menarik di masa perbaikan masa covid-19, terlihat antusias masyarakat untuk melakukan perbaikan-perbaikan ekonomi yang menuju kepada peningkatan ekonomi kembali.“Pendampingan yang kami berikan diantarannya memberikan motivasi, memberikan tambahan pengetahuan tentang produk mikro, juga relaksasi lredit yang kami berikan terutama kita berikan waktu kurang lebih selama tiga bulan-6 bulan untuk kelonggaran tidak mengansur di masa perbaikan covid-19,” jelasnya

Selanjutnya, pesan Lidya Grace, memasuki awal tahun 2022 mendatang, kantor pegadaian Area Palu semoga senantiasa tetap menjadi pilihan baik bagi masyarakat Sulawesi Tengah dalam hal melakukan perbaikan ekonomi, berinvestasi, melakukan pembiayaan-pembiyaan lainnya yang bersifat dengan adanya program-program baik di kantor Pegadaian Area Palu.“Mudah-mudahan masyarakat kembali lebih semangat untuk memperbaiki ekonomi, kesejahtreraan dan jangan segan-segan menjadikan pegadaian sebagai mitra,” ungkapnya.(NDY)

Pos terkait