Jelang 17 Agustus, 68 Capaska Kota Palu Maksimalkan Latihan

  • Whatsapp
68 caling pengibar bendera pusaka Kota Palu menjalani latihan intensif jelang upacara 17 Agustus 2021.(windy/mediasulawesi.id)

PALU- Menjelang upacara 17 Agustus 2021, sebanyak 68 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Palu melakukan latihan secara maksimal. Pelatih Capaska Kota Palu, Muammar Maruf T. Makawaru, mengatakan, capaian sudah hampir 100 persen itu karena agenda-agenda kedepannya sudah diadakan geladi, perlengkapan sudah lengkap dan kondisi Capaska dalam keadaan fit.“Latihan sudah berlangsung sekitar tiga bulanan sejak akhir Mei 2021 sampai Agustus ini. Jumlah awal 70 orang, dua orang di utus ke provinsi dan sisanya 68 orang, 30 putra dan 38 putri.” ujar Muammar Minggu (15/8/2021).

Ia menjelaskan, dari 68 Capaska dibagi dua kelompok yakni pasukan Soekarno dan pasukan Hatta dan untuk sistem latihannya dilakukan secara bergantian antar pasukan.

Pilihan Redaksi :  Prodi Sarjana Poltekkes Kemenkes Palu Komitmen Ciptakan Bidan Berkualitas  

Dari 68 Capaska itu terdapat peserta tahun lalu, alasannya dikarenakan tahun lalu mereka sudah lolos tahap seleksi hanya saja baru empat hari latihan sudah dihentikan karena Covid-19.Sehingga tahun ini mereka mendapat apresiasi dan dispensasi dari pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palu, bahwa tahun ini mereka mengikuti formalitas seleksi saja dikarenakan tahun sebelumnya sudah lolos seleksi. “Untuk latihan lebih ke kekompakan gerakkan karena kalau fisiknya semua prima dan sehat hanya tinggal kekompakan saja,” jelas Muammar.

Sementara untuk calon pembawa baki sampai saat ini belum ditentukan dikarenakan terdapat tiga kandidat kuat yang bersaing secara ketat dan ketiganya menunjukkan progres latihan yang meningkat sehingga pelatih masih akan melihat siapa yang lebih siap.

Pilihan Redaksi :  Esok, 968 Petugas Pantarlih Se-Kota Palu Dilantik

Muammar berharap, pengibaran bendera tahun 2021 bisa sukses seperti tahun-tahun sebelumnya dan pandemi Covid-19 tidak menjadi halangan dan gangguan Capaska dalam berlatih melainkan menjadi motivasi para Capaska. (NDY)

Pos terkait