PALU- Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Annisa Gorden menyerahkan bantuan rintisan usaha kepada 21 peserta pelatihan keterampilan tata busana. Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025. Program kerjasana LKP Annisa Gorden dengan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah ini diikuti 21 peserta yang berasal dari berbagai kelurahan di Kota Palu.
Penutupan kursus dan pelatihan tersebut berlangsung di kantor LKP Annisa Gorden, Jalan Danau Poso, Rabu (24/12/2025) pagi. Penutupan dilakukan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu yang diwakili Kepala Bidang PAUD dan PNF, Taufik Lamuhido dan turut dihadiri Ketua DPD Forum PLKP Sulawesi Tengah, Amrin Lamatolo, S.Sos, Ketua DPC Forum PLKP Kota Palu, Kalsum Tobias, penilik Palu barat, Makmur, S.Pd dan Damor, S.Pd, perwakilan Bank Syariah Inti Amanah, UMKM/DUDI dan platform digital Jelajah Palu.
Pimpinan LKP Annisa Gorden, Hanisa S.Pt, M.Pt dalam sambutannya menyampaikan peserta sebanyak 21 orang ini dibagi dalam 7 kelompok. Bantuan peralatan yang diterima antara lain mesin jahit, mesin obras, patung badan, meja setrika, setrika dan kursi. Selain itu, peserta juga mendapatkan bantuan bahan praktik mulai dari kain, peralatan menjahit serta spanduk usaha dan stempel agar peserta mampu membuka usaha.
Sementara itu, Kabid PAUD dan PNF Dikbud Kota Palu Taufik Lamuhido, M.Si dalam sambutannya sekaligus menutup kursus dan pelatihan tersebut kepada peserta agar ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pelatihan betul-betul bisa diimplementasikan. Menurut Taufik, program pemerintah ini diharapkan menjadi modal kerja bagi peserta. Program kemendikbud ristek ini sesungguhnya bertujuan membantu masyarakat untuk berwirausaha sehingga bisa menjadi penopang hidup.
Taufik menambahkan program pemerintah pusat tersebut juga tentunya diharapkan bisa membantu pemerintah Kota Palu dalam mengurangi angka pengangguran dan putus sekolah yang masih cukup tinggi. ‘’ Jadi, ini langkah tepat dalam membantu menekan angka pengangguran. Apalagi adik-adik berada di usia produktif. Sayang kalau tidak memanfaatkan peluang sepertin ini,’’pesannya.(sam)






