PALU – Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako melaksanakan gelar pasukan pengamanan pemilu bertempat di lapangan Yonif 711/Raksatama Palu, Kamis (1/2/2024) pagi. Gelar pasukan tersebut diikuti sedikitnya 2.338 personel TNI gabungan darat, laut, dan udara, serta alutsista sebanyak 140-an.
Gelar pasukan yang dilaksanakan serentak secara nasional tersebut merupakan wujud kesiapan TNI dalam pengamanan Pemilu 14 Februari 2024 mendatang. Komandan Resor Militer (Danrem) 132/Tadulako, Brigjen TNI Dody Triwinarto, menyebut gelar pasukan juga untuk meyakinkan masyarakat bahwa pelaksanaan pemilu nantinya akan berjalan dengan aman dan lancar.
Masing-masing personil akan ditetapkan untuk memantau sekaligus mengamankan di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara, red) yang tersebar di seluruh Sulawesi Tengah. Sebelumnya, diketahui Korem 132/Tadulako telah menyiapkan sebanyak 1.400 personel dalam pengamanan pemilu mendatang. “Kita sesuai dengan tugas kita masing-masing, sudah terbagi di titik-titik TPS yang ada di 12 kabupaten dan 1 kota madya,” katanya dihadapan awak media usai gelar pasukan.
Lanjutnya, pihaknya juga siap dalam membantu dan mengawal persiapan menjelang pemilu, pun demikian halnya pendistribusian logistik. Alutsista telah disiapkan bila sewaktu-waktu diperlukan pada saat penyaluran logistik di daerah yang sulit dijangkau, seperti kepulauan ataupun pegunungan.
Markas Komando (Mako) Lanal Palu telah menyiapkan Kapal Angkatan Laut (KAL) Talise di lengkapi dengan sea rider atau kapal rubber boat. Sementara TNI AU, telah menyiapkan pesawat Hercules maupun Zen untuk digunakan sesuai instruksi jika diperlukan dalam menempuh pendistribusian logistik melalui akses yang sulit.
“Kita meyakinkan di titik-titik pendistribusian semuanya yakin, wilayah-wilayah pendistribusian terutama di daerah kecamatan di pedesaan Insya Allah pada saat itu kita sudah berada di lokasi,” imbuhnya.
Sementara itu, masyarakat dihimbau untuk dapat terlibat langsung dan turut berpartisipasi dalam menggunakan hak pilihnya. “Hindari golput, laksanakan sesuai dengan pilihannya sebagai masyarakat. Tentunya dalam pelaksanaan secara jujur dan tulus dalam menggunakan hak pilihnya,” tandasnya.(SCW)






