Pemkot Salurkan 47 Bantuan Peralatan Usaha Bagi PPKS di Kota Palu

  • Whatsapp
Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Sosial Kota Palu menyalurkan sebanyak 47 bantuan peralatan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), hari ini, Jumat (26/5/2023) pagi.(syahrul/mediasulawesi.id)

PALU – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Sosial Kota Palu menyalurkan sebanyak 47 bantuan peralatan bagi Pemerlu  Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), hari ini, Jumat (26/5/2023) pagi. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan langsung oleh Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Palu, Susik, bertempat di Kantor Dinas Sosial Kota Palu, Kelurahan Lere,  Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

PPKS merupakan penerima manfaat yang karena suatu hambatan atau kesulitan sehingga tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Bantuan PPKS ini merupakan bantuan awal yang masih menjadi ranah Dinas Sosial.

Sedangkan untuk pengembangan dan peningkatan usaha, maka masyarakat dapat mengajukan proposal bantuan lanjutannya ke Dinas Koperasi dan UMKM. Adapun bantuan yang diberikan hari ini berupa peralatan perbengkelan, kuliner, laundry, pertukangan, dan lain-lainnya.

Pilihan Redaksi :  LKP Aqvir Latih 20 Peserta Didik Keterampilan Tata Busana

Pasalnya, sampai saat ini Pemerintah Kota Palu telah menerima sedikitnya 1.300 proposal permohonan peralatan usaha dari masyarakat Kota Palu. Dimana nantinya akan dilakukan verifikasi data dan verifikasi faktual.

Hal itu dibeberkan Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, dalam sambutannya saat secara simbolis menyerahkan bantuan dimaksud, Jumat (26/5/2023) pagi. “Itu betul-betul dinilai, apakah layak atau tidak. Dan apakah datanya benar atau tidak, kalau semua kriteria telah terpenuhi, maka Insya Allah akan dimasukkan sebagai penerima bantuan,” jelasnya.

Meski demikian, pemberian bantuan tak serta merta begitu saja sekali diberikan, melainkan akan disalurkan secara bertahap. Lanjut Hadianto, ia berharap bantuan yang diberikan dapat dipergunakan dengan baik. “Nanti kalau kita berhasil memanfaatkan ini, kita bisa mendapatkan kembali bantuan pemerintah, bisa mengajukan kembali bantuan untuk peningkatan dan pengembangan,” sebut Hadianto Rasyid.(SCW)

Pos terkait