AMSI Sulteng Terbentuk,Perusahaan Media Harus Perhatikan Wartawannya

  • Whatsapp
Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Tengah resmi dideklarasikan di Kota Palu, Sabtu (30/10/2021) pagi.(enos/mediasulawesi.id)

PALU- Koordinator Wilayah Asosisi Media Siber (AMSI) Indonesia Timur, Upi Asmaradana, menyebutkan bahwa, perusahaan media harus tampil paling depan ketika wartawannya menemukan masalah. “Perusahaan media harus paling depan, jika wartawannya menemukan masalah,” katanya. Sabtu (30/10/2021).

Hal tersebut, tak lepas dari kebanyakan kasus yang telah menimpa Jurnalis di Indonesia terkhusus di Sulawesi Tengah. Ia berharap agar tidak ada kekeliruan yang terjadi, antara perusahaan tempat wartawan terebut dengan organisasi profesi yang ada. “Ketika ada masalah, konfirmasi dulu ke pihak perusahaan, kemudian perusahaan saling mendorong dengan organisasi profesi kewartawanan yang ada,” terang Upi.

Tak lupa, Upi juga menjelaskan bahwa perusahaan media perlu mencari orang yang khusus urusan pengiklanan, sebab pada dasarnya etika dalam dunia Jurnalistik, seorang Jurnalis hanya perlu fokus pada produk-produk Jurnalis. “Perlu ada batasan, antara kerja Jurnalis dan mencari sebuah iklan yang menjadi tugas orang lain. Wartawan hanya perlu fokus pada pemberitaan,” tandasnya. (Enos)

Pos terkait