Aduan Tak Direspon, 70 Nasabah Akan Temui Pimpinan Bank Bukopin Palu

  • Whatsapp
Kantor Bank Bukopin Cabang Palu yang terletak di Jalan Hasanuddin.(enos/mediasulawesi.id)

PALU-Puluhan nasabah Bank Bukopin Cabang Palu akan menemui pimpinan bank yang terletak di Jalan Hasanuddin Kota Palu tersebut. Alasannya, para nasabah merasa dipersulit oleh manajemen bank tersebut. “Bank Bukopin Cabang Palu dalam hal ini dianggap menyulitkan nasabah terkait dengan perpanjangan kredit khususnya bagi pensiunan PNS, TNI dan Polri,” ucap Max Salindeo,  1 dari 70 nasabah Bank Bukopin Cabang Palu. Senin, (14/9).

Bank Bukopin juga dinilai sangat tidak kooperatif terhadap para nasabah. Pasalnya, ketika nasabah ingin meminta perpindahan kredit ke bank lain, namun hal itu tak direspon baik oleh pihak Bukopin. “Mereka bilang tidak ada perpanjangan kredit karena alasan belum sampai lima tahun. Sedangkan, bank lain memberikan berbagai kemudahan kepada nasabahnya,” ujar Max.

Bahkan anehnya, dirinya menyebut bahwa. Jika, nasabah melakukan take over atau pindah bank akan mendapat beban tambahan berupa biaya penalty sebesar 10 persen dari dana pinjaman pokok. “Kita heran adanya kebijakan pemotongan pembayaran sisa dana yang dilakukan dua kali dalam sebulan. Makanya kita merasa sangat dirugikan sama Bank Bukopin,” terangnya.

Bukannya mengalami penurunan, pemotongan gaji pokok nasabah pensiun yang hampir tiga tahun terakhir disinyalir malah mengalami kenaikan. Lanjut dia, saat hendak dilakukan pengecekan sisa potongan gaji pokok nasabah pensiun yang sudah hampir tiga tahun lebih itu disinyalir. “Ini sudah yang kesekian kali kami datangi pimpinannya, dan tidak pernah dikasih waktu untuk bisa bertemu. Ini bukan saya saja yang mengalami. Tetapi sekitar kurang lebih 70 orang mengadukan atas masalah yang sama,” tambahnya.

Pihak Bank Bukopin sampai saat berita ini diterbitkan, belum pernah memberikan keterangan terkait aduan dari 70 nasabahnya. “Pimpinan sampaikan ke kami belum bisa bertemu Wartawan karena masih sibuk,” tegas satpam Bank Bukopin saat ditemui mediasulawesi.id. (Enos)

Pos terkait