Polda Sulteng Bekuk Empat Kurir  Pembawa Sabu 15 Kilo

  • Whatsapp
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono didampingi Dirresnarkoba Polda Sulteng AKBP Darmin Ginting memperlihatkan sabu yang diamankan, Senin (12/6/2023) siang.(sam/mediasulawesi.id)

PALU-Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah kembali membongkar peredaran narkoba jaringan internasional di Kabupaten Tolitoli. Pengungkapan kasus narkoba itu terjadi di Desa Salumpaga, Kecamatan Tolitoli Utara, 9 Juni 2023. Empat orang yang berprofesi sebagai kurir diamankan serta barang bukti sabu-sabu sebesar 15 kilo. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan mengangkut barang haram tersebut.

Pengungkapan peredaran narkoba jenis sabu itu bermula dari hasil pengintaian aparat Ditresnarkoba Polda Sulteng bekerjasama Satresnarkoba Polres Tolitoli. Empat orang yang berprofesi sebagai petani itu ditangkap saat membawa sabu tersebut ke kebun. Keempat warga tersebut masing-masing berinsial NN (46), AS (40), SO (17) dan seorang perempuan berisial NA alias AA (40).

Pilihan Redaksi :  LKP Aqvir Latih 20 Peserta Didik Keterampilan Tata Busana

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tengah AKBP Dasmin Ginting, S.Ik mengatakan keempat warga yang diamankan tersebut berstatus sebagai kurir dan belum menjadi tersangka. Untuk memutuskan sebagai tersangka masih harus menunggu sidang gelar perkara. Pihaknya masih perlu menyiapkan dua alat bukti untuk menetapkan keempat petani itu sebagai tersangka. ‘’Jadi peran mereka masih sebagai kurir. Belum sebagai tersangka. Kita masih menunggu sidang gelar perkara nanti,’’tandasnya,

Ditanya soal asal barang haram tersebut, Dirresnarkoba membeberkan kalau asalnya dari Tawau, Malaysia dan rencananya akan dipasarkan di Sulawesi Tengah. Beruntung, polisi lebih dulu mengamankannya sebelum diedarkan. Meski tidak menyebutkan nilai taksiran sabu seberat 15 kilo tersebut, namun ia menyebutkan jika akibat penangkapan itu berhasi menyelamatkan 75 ribu nyawa manusia.

Pilihan Redaksi :  PBSI Dukung Atlet PWI Sulteng Berlaga di Porwanas

Polda Sulteng pun kini masih mendalami pengungkapan sabu seberat 15 kilo tersebut. Terutama memastikan siapa Bandar dan jaringan yang terlibat dalam peredaran sabu tersebut.(sam)

Pos terkait