Warga Tondo Dukung Palu Raih Piala Adipura

  • Whatsapp
Lurah Tondo, Abdul Halim.(ist)

PALU,- Lurah Tondo, Abdul Halim, mengatakan, sampah masih menjadi permasalahan serius di Kelurahan Tondo. Kondisi tersebut diperparah dengan munculnya titik-titik sampah liar akibat keterbatasan Tempat Penampungan Sementara (TPS).

“Tondo mempunyai luas wilayah sekitar 5.516 hektare, sementara yang diberikan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu hanya tiga TPS. Tidak sesuai dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang ada. Ini yang terjadi sehingga munculnya titik-titik sampah liar,” ujar Abdul Halim kepada Media Sulawesi,Rabu(22/9/2021).

Ia menjelaskan, terkait ketidakseimbangan antara TPS dengan luas wilayah dan jumlah penduduk itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan DLH Kota Palu. Namun ternyata DLH Kota Palu juga terbatas terkait fasilitas TPS sebab telah dibagikan ke seluruh Kelurahan yang ada di Kota Palu.

Pilihan Redaksi :  PBSI Dukung Atlet PWI Sulteng Berlaga di Porwanas

“Tapi tetap kita komunikasi sehingga ini bisa ada jalan keluarnya nanti,” jelas Abdul Halim.
Untuk ketiga TPS yang ada masing-masing ditempatkan di dekat Polda, Jalan Roviga dan Jalan Padatkarya. Ia berharap, permasalahan tersebut bisa segera mendapat jalan keluar sehingga penanganan sampah dapat lebih maksimal.

Ia juga mengharapkan agar warga Tondo bisa lebih peduli terhadap permasalahan sampah dengan tidak membuang sampah sembarangan dan memiliki jiwa gotong royong terkait masalah kebersihan.

“Mari kita dukung Wali Kota untuk meraih Adipura 2023 mendatang,” tutupnya. (NDY)

Pos terkait