Pengendara Ojol di Palu Jadi Sasaran Tindakan Kriminal

  • Whatsapp
Andri, salah seorang pengendara ojek online di Kota Palu.(ist)

PALU- Tindak kekerasan yang kerap kali terjadi kepada pengendara Ojol Online (Ojol), di Kota Palu makin kian marak, terlebih di waktu malam hari saat suasana nampak sepi. Keadaan tersebut dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab dalam memeras Pengemudi yang berprofesi sebagai jasa antar makanan dan minuman. “Saya pernah mengalami tindakan yang tidak menyenangkan bahkan merugikan dari para pelaku yang berpura-pura sebagai pelanggan tapi ternyata hanya mau memeras para driver online,” ucap Andri, yang sudah tiga tahun terakhir menjalani profesi sebagai pengendara ojek Online pada Kamis, (16/9/2021).

Ia menerangkan bahwa tidak hanya sekali atau dua kali. Namun, hal serupa bisa terjadi kapan saja terlebih di jam-jam rawan pembegalan. “Lebih dari satu kali. Bahkan teman saya pernah mengalami luka sobek dari benda tajam, ulah dari para pelaku pembegalan,” jelasnya.

Pilihan Redaksi :  Rifki dan Wahono Resmi Nakhodai PFI Palu Periode 2024-2027

Untuk menghindari masalah tersebut, para driver ojek online sudah tidak melayani diatas pukul 22.00 malam. “Sudah tidak berani untuk mengambil orderan diatas jam 10. Apa lagi kalau kita melihat tempat yang di tuju itu rawan,” tutur Andri, sebagai Ayah dari empat orang anak itu. (Enos)

Pos terkait