LKP Annisa Gorden Latih 21 Peserta Didik Tata Busana

  • Whatsapp
Pembukaan kursus dan pelatihan kejuruan tata busana oleh LPK Annisa Gorden berlangsung di kantor LKP Annisa Gorden, Jalan Danau Poso, Sabtu (1/11/2025) pagi. (ist)

PALU- Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Annisa Gorden kembali menggelar pelatihan keterampilan tata busana yang merupakan bagian dari Program Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2025. Program kerjasana LKP Annisa Gorden dengan Kementerian Pendidikan Dasar Menengah ini diikuti 21 peserta yang berasal dari berbagai kelurahan di Kota Palu.

Pembukaan kursus dan pelatihan tersebut berlangsung di kantor LKP Annisa Gorden, Jalan Danau Poso, Sabtu (1/11/2025) pagi. Kegiatan dibuka resmi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu H Hardi, S.Pd, M.Pd dan turut dihadiri Ketua DPD Forum PLKP Sulawesi Tengah, Amrin Lamatolo, S.Sos, Ketua DPC Forum PLKP Kota Palu, Kalsum Tobias, perwakilan Bank Syariah Inti Amanah, UMKM/DUDI dan platform digital Jelajah Palu.

Pimpinan LKP Annisa Gorden, Hanisa, S.Pt, M.P mengatakan pelatihan yang diikuti 21 peserta ini berlangsung selama lebih 1 bulan. Peserta nantinya dibagi dalam beberapa kelompok dan mendapatkan bantuan alat praktik untuk setiap kelompoknya. ‘’jadi mereka nantinya dibagi dalam beberapa kelompok. Masing-masing kelompok dibekali peralatan praktik,’’tandasnya.

Sedangkan Ketua DPD Forum FPLKP Provinsi Sulawesi Tengah Amrin Lamatolo,S.Sos, M.A.P dalam sambutannya menekankan para peserta agar mengikuti kursus dengan serius agar bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan. .Menurutnya, kegiatan ini harus dimanfaatkan secara maksimal agar peserta bisa mendapatkan keterampilan untuk menjadi modal kerja. Ia mengingatkan. ‘’Ini kesempatan berharga bagi para peserta untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Nantinya akan menjadi modal utama baik dalam mencari lapangan pekerjaan maupun membuka lapangan kerja atau berwirausaha,’’tekannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu H Hardi S, Pd, M.Pd dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan kursus tersebut juga mengingatkan kepada peserta agar serius dan memanfaatkan kesempatan dengan baik dalam mengikuti kegiatan hingga tuntas. Menurut Kadis, melalui program pemerintah ini diharapkan bisa memberikan bekal keterampilan kepada peserta sehingga bisa menjadi modal kerja. Program kemendikbud ristek ini sesungguhnya bertujuan membantu masyarakat untuk berwirausaha sehingga bisa menjadi penopang hidup.

Kadis menambahkan program pemerintah pusat tersebut juga tentunya diharapkan bisa membantu menekan angka pengangguran dan putus sekolah. ‘’Apalagi di Kota Palu ini angka pengangguran masih cukup tinggi sehingga perlu upaya menekan angka tersebut,’’tuntasnya.(sam)

Pos terkait