Pengelola LKP di Palu Dilatih Digital Marketing dan Pengisian Dapodik

  • Whatsapp
Kepala DInas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu H Hardi, M.Pd saat memberikan sambutan dalam Pelatihan Pengisian Dapodik dan Digital Marketing yang diselenggarakan oleh Forum PLKP Sulawesi Tengah, Rabu (10/7/2024) pagi.(sam/mediasulawesi.id)

PALU-Sekitar 100 Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan di Kota Palu mengikuti pelatihan pengisian Data Pokok Pendidikan (dapodik) dan Digital Marketing (Pemasaran Digital), Rabu (10/7/2024) pagi. Peserta pelatihan ini terdiri dari pimpinan dan operator  LKP yang berasal dari berbagai jenis keterampilan.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari (10-11 Juli 2024) di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Palu ini menghadirkan narasumber Andy Novendy, S.Kom, C.Pst yang merupakan Walidata Nasional Dapodik LKP. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu H. Hardi, M.Pd.

Dalam sambutannya, Kadis menyampaikan bahwa  lembaga kursus dan pelatihan saat ini semakin kompetitif sehingga diperlukan tata kelola yang baik dan profesional untuk melahirkan lembaga yang  berkualitas pula. Salah satu upaya tersebut, kata dia, melalui peningkatan kualitas pengelola baik pimpinan lembaga, instruktur maupun tenaga operatornya. Ia menekankan perlunya tenaga operator yang handal dalam pengelolaan LKP khususnya menyangkut pengisian Dapodik.’’Pelatihan pengisian Dapodik ini sangat penting dalam peningkatan pengelolaan lembaga kursus dan pelatihan. Terutama dalam membantu informasi pemetaan dan penyebaran lembaga di Kota Palu,’’tandasnya.

Selain pengisian dapodik, lanjut Kadis, salah satu hal penting dalam memajukan lembaga adalah teknik pemasaran atau promosi. Di era digital saat ini, pemasaran digital sangat penting untuk membantu lembaga agar tetap eksis dan kompetitif. Baik dalam mempromosikan lembaga maupun produk yang dihasilkan. ‘’Saat ini, pemasaran tidak lagi mengandalkan tenaga manusia semata tapi justru melalui teknologi digital. Nah, ini yang harus diterapkan pengelola lembaga untuk bisa bersaing,’’pesannya.

Sedangkan, Ketua DPD Forum PLKP Sulawesi Tengah Amrin Lamatolo dalam sambutannya mengatakan pelatihan yang digelar kali ini merupakan kerjasama antara Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu. Dikatakan , melalui pelatihan  yang bertemakan penguatan manajemen LKP melalui Pengisian Dapodik dan Digital Marketing ini diharapkan para pengelola lembaga dapat termotivasi untuk meningkatkan kualitas dan daya saing lembaga. ‘’Apalagi saat ini, persaingan lembaga kursus dan pelatihan semakin ketat. Meski di sisi lain, juga menjadi peluang bagi lembaga tersebut untuk terus maju dan berkembang,’’tandasnya.

Sementara itu, Walidata Nasional Dapodik LKP, Andy Novendy yang tampil sebagai pemateri memaparkan tentang pentingnya pengisian dapodik untuk bisa mengukur dan memantau kinerja lembaga kursus dan pelatihan. Apalagi data dapodik tersebut digunakan oleh pemerintah terutama dalam penganggaran dan evaluasi program. Pemerintah bisa memantau eksistensi sebuah lembaga salah satunya melalui keaktifan pengisian dapodik.

Pada kesempatan itu, Andy memberikan bekal kepada pengelola lembaga khususnya tenaga operator tentang teknik pengisian dapodik yang menyangkut data kelembagaan, kurikulum, data siswa, data instruktur dan tenaga pengajar hingga sarana dan prasarana lembaga tersebut.(sam)

Pos terkait